BABEL ONLINE II Bangka – PT Timah Tbk memberikan solusi terhadap pendangkalan Alur Muara Air Kantung yang terjadi selama ini dengan solusinya menghadirkan 1 Unit Ponton dengan sistem kerja Cutter Suction Dredger (CSD) dengan berfungsi menyedot pasir yang ada di Alur Muara tersebut.
Hal tersebut tercipta, setelah PT Timah Tbk meresmikan pengoperasian Ponton CSD setelah sebelumnya PT Timah Tbk bekerjasama dengan Kelompok Nelayan dan Pengusaha Ikan Sungailiat (KNPIS) mendapat bantuan sebesar Rp 200 Juta untuk menghadirkan ponton penghisap pasir tersebut, Jum’at (23/1/2026) Pagi.
Hadir dalam peresmian tersebut, perwakilan PT Timah Tbk, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka mewakili Bupati Bangka, Kasat Polairud mewakili Kapolres Bangka, Ketua HNSI Bangka Belitung, KKSS, Danpos Sungailiat Kapal Sandar Polairud Polda Bangka Belitung, dan KNPIS bersama dengan para anggotanya yang merupakan para nelayan.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh wakil ketua KNPIS, Pahoman, kepada Babel Online, saat dikonfirmasi mengungkapkan bahwa ini adalah bentuk nyata dan Support yang diberikan oleh PT Timah Tbk didukung oleh Stakeholder terkait dan para anggota yang merupakan nelayan pesisir selama ini terdampak adanya pendangkalan terjadi di Alur Muara Air Kantung.
“Hari ini saya sangat bersyukur sekali dan mengucapkan alhamdulillah, dan berterima kasih kepada semua pihak yang hadir pada acara hari ini. Yang telah mendukung serta mensupport kami, hingga hadirnya 1 unit ponton CSD yang hari ini telah di resmikan pengoperasiannya oleh PT Timah Tbk, yang dihadiri para stakeholder terkait lainnya,” terang Oman.
Dikatakan Oman, KNPIS mengapresiasi dan memberikan penghargaannya khususnya kepada PT Timah Tbk, atas dorongan serta dukungan dan supportnya sehingga KNPIS bisa menyelesaikan pembuatan Ponton CSD ini, hingga bisa segera di operasikan.
“Atas nama nelayan dan anggota KNPIS, saya mengapresiasi dukungan dan support yang diberikan oleh PT Timah Tbk kepada kami. Sehingga kami bisa menghadirkan ponton CSD hari ini yang segera akan kami operasikan,” jelasnya.
“Semoga dengan hadirnya 1 unit ponton CSD bisa memberikan dampak positif bagi permasalahan pendangkalan Alur Muara selama ini bagi nelayan kita, walaupun ini hanya solusi jangka pendek yang diberikan oleh PT Timah Tbk, dan akan tetapi minimal bisa mengurangi dampak pendangkalan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Ismir Rahmadinianto, kapasitasnya mewakili Bupati Bangka, Fery Insani, dalam penjelasannya, mengatakan ini merupakan program yang dicanangkan oleh PT Timah Tbk, bekerjasama dengan KNPIS sebagai operator dan inisiator dari Ponton Cutter Suction Dredger (CSD) berfungsi sebagai penyedot pasir. Hal ini berkat bantuan dari Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Timah Tbk.
“Ini dalam rangka, memberikan solusi bagi para nelayan kita yang selama ini kesulitan dalam keluar masuknya kapal nelayan kita. Yang mana selama ini kita ketahui, adanya pendangkalan yang terjadi di Alur Muara Air Kantung,” ungkap Ismir.
“Pemerintah Kabupaten Bangka, melalui dinas lingkungan hidup akan mensupport dan akan terus mendukung pengerukan Alur Muara Air Kantung, dilakukan oleh KNPIS yang mendapatkan dukungan dan support dari para nelayan maupun PT Timah Tbk,” tukasnya. (AM)

















