banner 728x250

Berikut Penjelasan Pihak SMK Negeri 1 Sungailiat, Terkait SPMB Tahun 2026

banner 120x600

BABEL Online II Kabupaten Bangka – Berikut ini penjelasan terkait dengan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 (SMKN 1) Sungailiat tahun 2026, Jum’at (29/5/2026).

Hal tersebut disampaikan Wakil Kepala Sekolah (Wakepsek) Bidang Kehumasan Ifon Afriyani, S.pd, di konfirmasi Babel Online, di ruang kerjanya.

Menurutnya, SPMB telah menggunakan sistem online. Saat ini calon murid baru, diharuskan mempunyai akun saat akan mendaftarkan diri melalui sistem online. Baik SMA maupun SMK, untuk seluruh Indonesia.

“Bagi siswa-siswi kelas 9 yang ingin mendaftarkan diri ke sekolah yang dituju harus memiliki akun, baik SMA negeri maupun SMK negeri. Khusus buat SMK, bagi calon peserta didik harus mempunyai akun, kemudian daftar lalu mengikuti tes potensi akademik (TPA). Untuk SMK kita ini sudah tahun ke-tiga. Dan itu berlaku untuk SMK di mana saja,” jelas Ifon.

Lebih lanjut, Ifon, menyampaikan bahwa selain nilai raport dari SMP, di tambah dengan hasil tes TPA maupun sertifikat mengikuti kegiatan ekstrakurikuler, kejuaraan, pelatihan, dan pertandingan, baik tingkat Kabupaten/Kota, Provinsi. Itu akan sangat membantu khususnya dalam perengkingan/peringkat.

“Jadi untuk soal-soal tes TPA, antara lain ada bahasa Indonesia, bahasa Inggris, matematika dan IPA. Jadi hasil tes TPA nanti, akan membantu nilai raport untuk kita dapatkan nilai akhir, menentukan peringkat atau perengkingan bagi murid baru, nantinya akan di terima sebagai murid baru di SMK kita. Termasuk kalau ada sertifikat, atau piagam penghargaan boleh di lampirkan saat mendaftarkan diri melalui online,” ungkap Ifon.

Dikatakan Ifon, untuk sistem peringkat atau perengkingan sudah di tentukan oleh pihak Dinas Pendidikan Provinsi, sedangkan pihak SMK hanya melakukan tes TPA saja. Tes TPA tahap pertama, sudah dilaksanakan pada minggu lalu, selama dua hari. Nantinya untuk tahap kedua, juga akan dilaksanakan di bulan Juni setelah pengumuman untuk jalur Afirmasi.

“Intinya untuk jalur reguler, kita wajibkan untuk mengikuti tes TPA, akan tetapi bagi yang telah mendaftarkan diri secara online, tetapi belum mengikuti tes TPA kami persilahkan untuk mengikutinya,” terangnya.

Ditambahkan Ifon, pada tahun 2026 ini ada 10 ruang kelas belajar (RKB) akan menampung murid baru. Untuk estimasi jumlahnya sebanyak 360 siswa-siswi.

“Pada tahun ajaran baru ini kita akan menerima sebanyak 360 siswa-siswi baru. Dengan jumlah RKB ada sebanyak 10 lokal. Dengan jumlah satu kelasnya, sebanyak 36 orang. Tapi itu tergantung dengan jumlah berapa siswa-siswi yang tidak naik kelas nanti. Kalau ada siswa atau siswi yang tidak naik kelas, secara otomatis jumlah murid baru yang akan kita terima jumlahnya akan berkurang,” tukasnya. (AM)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *