banner 728x250

Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Geruduk PT GML, Ini Tuntutannya

banner 120x600

BABEL Online II Bangka – Gelombang aspirasi masyarakat dari lima Desa di Kabupaten Bangka kembali mencuat. Ratusan warga yang berasal dari Desa Sempan, Kayu Besi, Puding Besar, Dalil, dan Bakam, bersama Aliansi Mahasiswa Mangka, Mabat, maupun Bukit Layang, menggelar aksi damai di depan pintu masuk PT Gunung Maras Lestari (GML) pada Senin (27/4/2026).

​Aksi ini merupakan tindak lanjut dari upaya masyarakat dalam menuntut hak-hak mereka yang hingga kini dinilai belum menemui titik terang. Kehadiran massa di depan gerbang perusahaan bertujuan untuk mendapatkan kepastian hukum, realisasi janji pihak manajemen terkait masa depan dalam ruang hidup masyarakat sekitar wilayah operasional perusahaan.

​Berdasarkan pantauan di lapangan, massa sempat menyampaikan orasi secara bergantian. Namun, meski telah dilakukan aksi serupa untuk kesekian kalinya, pertemuan tersebut belum menghasilkan keputusan final yang bersifat eksekusi langsung terhadap tuntutan warga.
​Menanggapi tuntutan tersebut, pihak manajemen PT GML melalui Humas Perusahaan, Rosa, memberikan pernyataan resmi di hadapan massa aksi. Rosa menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan pimpinan perusahaan mengenai langkah dalam hal penyelesaian perkara tersebut.

​”Tadi sudah saya sampaikan kepada pimpinan juga. Kita akan, bolehlah kita buat tanda tangan kesepakatan. Artinya bukan kesepakatan dalam hal-hal yang lain, tapi kesepakatan untuk nantinya mengadakan pertemuan dalam bulan ini,” ujar Rosa di hadapan perwakilan massa.

​Lebih lanjut, pihak PT GML berkomitmen untuk menjaga komunikasinya terbuka dengan masyarakat apabila terdapat kendala teknis di kemudian hari.

​”Jadi, sekiranya nanti ada hal-hal yang menghambat dari sisi perusahaan atau kendala lainnya, itu nantinya bisa kita komunikasikan. Tapi kita pastikan dulu setelah tanda tangan kesepakatan ini, kita akan menunaikan apa yang sudah disepakati,” tambahnya.

​Meskipun kesepakatan tertulis untuk pertemuan lanjutan telah dijanjikan, masyarakat menyatakan akan terus mengawal proses ini hingga hak-hak mereka dapat dipenuhi secara nyata.

Penandatanganan nota kesepakatan pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal yang konkret bagi kedua belah pihak guna menghindari konflik berkepanjangan di wilayah perkebunan PT GML. (SMS)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *