banner 728x250
Berita  

Anggota DPD RI Dinda Rembulan, Dukung SMSI Bangka Melalui Siber Green Day

banner 120x600

BABEL ONLINE II ​Pangkalpinang – Senator muda asal Daerah Pemilihan Kepulauan Bangka Belitung (Dapil Provinsi Babel) Dinda Rembulan, mendukung SMSI Bangka serta berkomitmen dalam mengawal isu lingkungan khususnya lahan Eks Tambang melalui Siber Green Day. Hal tersebut pun disampaikan Dinda saat wawancara khusus dengan SMSI Bangka di kediamannya pada Sabtu, (7/2/2026) Sore.

​Dalam pertemuan itu, Dinda menyatakan apresiasinya secara mendalam terhadap inisiasi program “Siber Green Day” yang digagas oleh Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Bangka. Program ini mencakup aksi penghijauan, bersih-bersih pantai, penanaman pohon di pesisir, hingga pelepasan tukik (Penyu) sebagai bagian dari upaya nyata pelestarian ekosistem laut.

​Dinda mengungkapkan keprihatinannya saat melihat kondisi Bangka Belitung dari udara. Hamparan lubang bekas tambang (kolong) yang terbengkalai selama puluhan tahun menjadi pemandangan menyedihkan bagi sang Senator.
“Jujur saya sangat mengapresiasi program ini. Babel itu bukan hanya tempat timah. Ada banyak peluang dan sumber daya lain, salah satunya pariwisata. Namun, caranya bagaimana kita mau mengembangkan pariwisata kalau lingkungannya saja tidak kita jaga?” tegas Dinda di hadapan pengurus SMSI Bangka.

“Dengan adanya program Siber Green Day ini, yang digagas oleh kawan-kawan SMSI Bangka, yang tadinya lahan eks tambang, bisa di kelola dan dimaksimalkan dengan produktif secara berkesinambungan dan juga jangka panjang,” tambahnya.

​Ia menambahkan, bahwa selama ini terlalu banyak lahan eks-tambang yang dibiarkan terbengkalai tanpa inisiatif pemulihan yang konkret. Dinda berharap program seperti Siber Green Day dapat menjadi pionir dalam mengubah wajah lahan yang tadinya tidak produktif menjadi area yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

​Sebagai anggota DPD RI yang mewakili Dapil Bangka Belitung, Dinda berjanji akan berpartisipasi langsung dalam rangkaian kegiatan tersebut, jika memungkinkan. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pusat dan daerah.

“Kita akan berkolaborasi dan bersinergi dengan banyak pihak, terutama Dinas dan Pemerintah Daerah setempat. Tujuannya adalah agar program ini tidak hanya sukses dilaksanakan sekali saja, tetapi bisa terjaga keberlanjutannya secara konsisten bernilai ekonomis,” terangnya.

​Dinda mencontohkan transformasi Danau Kaolin sebagai salah satu bukti bahwa lahan eks-tambang bisa diberdayakan jika dikelola dengan serius. Ia berharap gerakan yang dimulai oleh SMSI Bangka di Pulau Tiga ini bisa menular ke titik-titik kerusakan lingkungan lainnya di Bangka Belitung.

​Isu mengenai lahan eks-tambang yang tidak tersentuh selama puluhan tahun menjadi poin krusial dalam diskusi tersebut. Dinda menekankan bahwa masyarakat tidak boleh pasrah pada keadaan, tetapi harus peduli.

​”Sudah terlalu banyak lahan-lahan kita yang terbengkalai lebih dari 20 tahun. Saya pun berharap program ini terus berkembang ke hal-hal yang lebih baik lagi dan demi masa depan lingkungan maupun kesejahteraan masyarakat Babel,” tukasnya. (SMSI Bangka)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *