banner 728x250
Reses  

Fokus Utama Hendra Yunus Saat Reses, Masalah Infrastruktur Paling di Sorot

banner 120x600

BABEL Online II Bangka – Anggota DPRD Kabupaten Bangka Fraksi Demokrat dari Dapil Kecamatan Merawang dan Mendo Barat H. Hendra Yunus saat melakukan Reses khususnya di Desa Paya Benua permasalahan paling di sorot adalah Infrastruktur, Minggu (26/4/2026) Sore.

Dari aspirasi dan masukan disampaikan langsung oleh warga masyarakat Desa Paya Benua, Infrastruktur paling banyak di suarakan. Mulai dari lampu jalan serta akses jalan lingkar Dusun maupun Flat Dekker akses jalan antar Desa hingga kini menjadi pekerjaan rumah bagi Dinas PUPR Kabupaten Bangka.
Menurut Hendra, semua aspirasi telah di sampaikan kepadanya, semuanya telah di catat maupun di rangkum oleh pihak Notulen Sekretariat DPRD Bangka, saat mendampingi kegiatan Reses dilakukan oleh anggota Dewan.

“Saya mengapresiasi dan berterima kasih, khususnya kepada warga Desa Paya Benua, yang hari ini sudah datang dan hadir dalam kegiatan reses di sore hari ini. Semua masukan serta aspirasi yang telah disampaikan telah kami catat dan ke depannya, insya allah akan kita kawal dan kita perjuangkan,” jelasnya.

Dikatakan Hendra, memang beberapa penyampaiannya yang disampaikan oleh warga dalam Reses hari ini kebanyakan berkaitan dengan Infrastruktur. Antara lain, terkait perbaikan dan pengaspalan jalan lingkar Dusun, yang masih tanah merah kalau hujan licin membahayakan warga yang lalu lalang.

“Ada juga tadi warga minta untuk jalan lingkar dusun untuk segera dilakukan perbaikan dan penimbunan. Kalau saat hujan turun, jalannya licin dan ini sangat berisiko dan membahayakan warga yang lalu lalang di akses jalan tersebut,” ujar Hendra.

Kemudian, masalah lampu jalan yang saat ini masih sangat kurang terkhusus di badan jalan menuju Desa Paya Benua maupun di titik-titik tertentu antar Dusun juga jadi perhatian. Hingga kearah Desa berikutnya (akses ke luar Desa -red).

“Jadi terkait dengan keluhan warga kita terkait lampu jalan ini, sebelumnya juga sudah kita sampaikan. Dan bukan hanya di Desa Paya Benua saja, akan tetapi hal tersebut setiap kita melaksanakan reses permasalahan lampu jalan ini sepertinya hampir terjadi di semua Desa dan juga Kecamatan di Kabupaten Bangka,” kata Hendra.

Lebih lanjut, Hendra menyoroti adanya pemasangan Flat Dekker khususnya di jalan utama lingkar Desa yang saat ini belum tampung 100 persen, yang mana adanya pemasangan Flat Dekker itupun menimbulkan gundukan/jalan meninggi dan tidak rata, dan sudah beberapa kali menimbulkan korban, warga yang lewat khususnya pada malam hari, serta pada saat hujan turun.

“Ini juga yang menjadi salah satu fokus utama kita, informasi dari warga yang disampaikan ke saya tadi, bahwa sudah beberapa kali warga yang lewat sini pun menjadi korban, baik motornya terbalik, orang jatuh dan itu terjadi pada malam hari. Apalagi saat hujan turun, jalannya cukup licin di tambah dengan terjadinya gundukan dari pengerjaan Flat Dekker,” ungkapnya.

“Nantinya kita pun akan berkoordinasi dengan dinas PUPR Kabupaten Bangka, bagaimana caranya agar jalan ini bisa rata kembali seperti semula. Dan apabila perlu kita minta PUPR Bangka, nantinya untuk mendampingi kita ke satker yang ada di Pangkalpinang, dari kementerian PUPR yang ada di wilayah kerja Bangka Belitung,” tukasnya. (AM)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *