BABELONLINE II Bangka – Puskesmas Pemali menjadi penyelenggara kegiatan Deklarasi pengendalian penyakit Aids dan Tuberkulosis maupun Malaria (ATM) serta sekaligus Launching Kecamatan Siaga TBC, Senin (20/10/2025).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Plt Kepala Dinas Kesehatan, Nora Sukma Dewi, Kepala Puskesmas Pemali, Dewi Rahayu Ningsih, Camat Pemali, Sukma Aditya, para Kades dari seluruh Kecamatan Pemali, dan tamu undangan lainnya.
Dalam penjelasannya kepada Babel Onlime, Kepala Puskesmas Pemali, Ningsih, bahwa dengan adanya Deklarasi serta Launching Kecamatan Pemali siaga TBC ini adalah komitmen bersama dari seluruh perangkat yang ada di Kecamatan serta Desa maupun masyarakat, untuk bersama-sama di dalam pengendalian serta pencegahan terhadap penyakit ATM ini.
“Yang terpenting adalah penemuan setiap kasus, setelah dilakukannya Screening dan tujuan akhirnya ialah menciptakan eliminasi terhadap TBC untuk di Kecamatan Pemali di tahun 2030, maupun untuk garis besarnya nanti Kabupaten Bangka pada tahun 2030,” terang Ningsih.
Dijelaskan Ningsih, sepanjang tahun 2025 khususnya di Kecamatan Pemali terdapat sebanyak 20 kasus aktif positif TBC. Telah dilakukan pengobatan, yang terpapar juga ada anak-anak maupun orang dewasa.
“Dan untuk penemuan kasusnya sendiri kita juga sudah melakukan dan membuka pelayanan tes bagi anak anak yang terpapar TBC,” ungkapnya.
Sementara itu, Camat Sungailiat Sukma Aditya, menjelaskan dengan dilakukan Launching pada hari ini, diharapkan setiap perangkat Kecamatan dan Desa serta kader masyarakat dapat memahami maupun siap menjaga dan mengendalikan penyakit ATM sampai dengan cara mengobatinya.
“Harapan kami pada kesempatan ini adalah warga masyarakat kita dapat terbantu serta mendapatkan edukasi supaya penyakit ATM ini tidak meluas di Kecamatan Pemali dan agar Kecamatan kita pun dapat terbebas dari penyakit Aids, tuberkolosis, Malaria,” harapnya.
Dikonfirmasi terpisah, Nora Sukma Dewi, menyampaikan bahwasanya penyakit ATM ini, merupakan program prioritas utama dari Pemerintah pusat. Khususnya program dari Pemerintahan Prabowo-Gibran dan tertuang dalam Asta cita.
“Salah satu tujuannya adalah menciptakan Desa dan Kecamatan siaga TBC. Kita pun berharap terjadinya eliminasi di Kabupaten Bangka untuk terbebas dari TBC pada tahun 2030 mendatang,” tukasnya. (AM)













