BABEL Online II Kabupaten Bangka – Salah satu bukti nyata Investasi bidang pertimahan di Kabupaten Bangka masih cukup menjanjikan bagi para Investor hadirnya PT Mitra Bangka Semesta yang telah diresmikan langsung oleh Bupati Bangka yang berada di Kawasan Industri Jelitik, Sungailiat, Jum’at (24/4/2026).
Hadir dalam acara Launching peresmian tersebut, antara lain, Bupati Bangka, Feri Insani, Sekda Bangka, Toni Marza, para Kepala OPD Pemerintahan Kabupaten Bangka, Camat dan Kabag, Kabid serta Sekretaris.
Kemudian Suwanto, Komisaris PT MBS, Direktur Utama PT MBS, Antonius Abi Rama, para Kolega dan Rekanan Bisnis PT MBS, dan tamu undangan lainnya.
Salah satu Komisaris PT Mitra Bangka Semesta (MBS) Suwanto, menjelaskan bahwasanya para Investor masih melirik dan berminat menanamkan investasinya di Kabupaten Bangka, dengan hadirnya PT MBS, merupakan perusahaan bidang peleburan timah (Smelter-red) yang hari tadi telah diresmikan langsung Bupati Bangka.
“Tujuan kita dengan hadirnya PT MBS ini di Kabupaten Bangka, merupakan suatu langkah terobosan untuk meningkatkan perekonomian di daerah kita. Termasuk mendukung program pak BupatiĀ dalam hal meningkatkan pendapatan PAD sektor pertimahan ini,” kata Wanto.
Tujuan lainnya, dengan keberadaan dari PT MBS ini juga menciptakan peluang kerja bagi tenaga kerja lokal khususnya di Kabupaten Bangka, apalagi sebentar lagi perusahaan akan segera beroperasi.
“Kami mengharapkan nantinya hadirnya perusahaan ini, dapat menyerap tenaga kerja lokal kita yang berasal dari Bangka dan sekitarnya. Apalagi saya sendiri adalah orang Bangka, sudah 20 tahun berkecimpung di bidang pertimahan dan tidak mungkin saya mencari karyawan untuk kerja di sini, semuanya orang dari luar pulau Bangka,” jelasnya.

Wanto mengungkapkan, terkait dengan bahan baku pasir timah sendiri, pihaknya memang sudah memiliki IUP tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Bangka, yang mana luasan hektarnya mencapai 2.000.
“Silahkan nantinya kawan-kawan media cek sendiri lah, yang jelas terkait dengan bahan baku pasir timah, kita punya ijin usaha pertambangan (IUP) dengan luas lahannya sekitar 2.000 hektare, tersebar di seluruh wilayah di Kabupaten Bangka,” ungkapnya.
Lebih lanjut, untuk jumlah Tanur (tempat melebur pasir timah) untuk di PT MBS sendiri berjumlah 2 Unit Tanur. Dengan kapasitas perharinya mencapai 50 ton. Tapi di sesuaikan dengan jumlah pasir timah yang masuk, artinya 20 Ton bisa di lakukan Mixed.
“Kalau jumlah tonase pasir timah masuk itu rata-rata perharinya mencapai 50 ton tetap di lebur. Jadi tidak mesti harus 50 ton, kalau masuknya hanya 20 ton tetap kita lebur juga. Artinya tergantung pada jumlah pasir timah yang masuk ke kita. Maksimalnya tanur kita sanggup untuk melebur sekitar 50 ton perharinya,” kata Wanto.

Ditambahkan Wanto, ke depan nantinya PT MBS siap berkolaborasi, bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bangka dan Stakeholder terkait lainnya, di dalam program Corporate Social Responsibility atau CSR khususnya bagi warga kurang mampu di Sungailiat dan sekitarnya, dan membantu program keperdulian sosial di Kabupaten Bangka.
“Ke depan kita akan bersinergi dengan pemerintah Kabupaten Bangka maupun stakeholder terkait lainnya, program CSR berupa program santunan, serta paket sembako bagi warga masyarakat kurang mampu, dan juga bantuan sapi qurban, maupun membantu Pemerintah daerah dalam program CSR kepedulian sosial,” ujarnya.
Sementara itu, dalam penyampaiannya Bupati Bangka, Feri Insani, mengatakan bahwa Pemkab Bangka mendukung dan mengapresiasi pihak PT MBS yang telah melakukan langkah dan terobosan besar berinvestasi mendirikan perusahaan di Kabupaten Bangka.
“Kami dari Pemkab Bangka mendukung dan mensupport hadirnya perusahaan peleburan timah (Smelter) di Kabupaten Bangka. Terkait regulasi, kita tidak akan menghambatnya, justru kita permudah untuk para investor melakukan investasi di Kabupaten Bangka,” tukasnya. (AM)
.





