BABEL ONLINE II Bangka – Menjelang perayaan hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah tinggal 3 pekan lagi (21 hari-red) dan seharusnya di peringati bersama dengan keluarga dengan penuh rasa riang gembira, seperti tidak akan di rasakan oleh sebagian besar Media Mitra Pemkab Bangka dengan kata lain, Wartawan sering meliput kegiatan dilingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka.
Ternyata, manisnya gula tidak semanis nasib yang dialami oleh Media (Wartawan) yang selama beberapa dekade belakangan ini terlah berkontribusi maupun ber peranan penting telah menyampaikan informasi dan berita-berita seputar kegiatan, peristiwa dan program kerja kepala daerah/wakil kepala daerah serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD-red) di lingkungan Pemkab Bangka.
Terkait dengan kondisi Keuangan Negara berdampak kepada kondisi Keuangan yang dialami Daerah, adanya transfer pusat yang berkurang di tahun 2026 serta Defisit pada APBN, dan kebijakan efisiensi yang masih di berlakukan pada tahun 2026, seharusnya Kepala Daerah yang mempunyai Otoritas dengan kebijakannya, selain memikirkan kesejahteraan para pegawainya, perlu juga memikirkan nasib para Awak Media selama ini sudah melakukan kerjasamanya melalui Diskominfotik Kabupaten Bangka.
Bukan kah, Media juga termasuk di dalam kolaborasi Pentahelix, bersama Pemerintah, Akademisi, Bisnis (Dunia Usaha) Komunitas Masyarakat, yang saling bersinergi maupun berkolaborasi demi terwujudnya kerangka program/tujuan pembangunan yang ada di daerah.
Berdasarkan penelusuran di lapangan serta informasi yang di gali dari berbagai sumber terpercaya, bahwasanya di kepemimpinan Bupati/Wakil Bupati sebelum-sebelumnya, tidak pernah terjadi MoU (kerjasama-red) Media dilakukan pada Triwulan ke-dua atau periode April-Mei-Juni. Selalu dilaksanakan pada Triwulan pertama (Januari-Februari- Maret).
Jelas, ini menimbulkan tanda tanya cukup besar dari kalangan Media, apakah Pemkab Bangka memang tidak menganggarkan dan tidak memposisikan anggaran kerjasama Media di Triwulan pertama…..?! Ataukah anggaran kerjasama Media masih dalam pembahasan di tingkat elit Eksekutif dan Legislatif….?! Ataukah ada unsur pilih kasih antara Media.. (tanda kutip) dekat dengan pemimpin dan kontra dengan pemimpin..?!.
Berdasarkan informasi Staf Diskominfotik, di perkuat dengan Informasi Kepala Dinas Kominfotik Bangka, bahwasanya memang benar MoU kerjasama Media dilaksanakan pada Triwulan ke-dua, setelah hari raya Idul Fitri 1447 hijriah. Kemungkinan kalau tidak bulan April bulan Mei nanti, pernyataannya.
Jelas, ini bukan kabar baik diharapkan oleh Kawan-kawan Media. Seharusnya lebaran tahun ini, bisa dirayakan bersama keluarga dengan penuh makna dan suka ria, ternyata lebaran ini hanya dirayakan dengan penuh kesederhanaan dan ala kadarnya. Biarlah publik menilainya. (AM)





