BABEL Online II Kabupaten Bangka – Untuk kali pertama Badan Pengurus Daerah (BPD) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten Bangka dalam waktu dekat ini akan menyelenggarakan event di tingkat Provinsi Bangka Belitung bertajuk Mappendretasi Sedekah Pantai.
Rencananya, acara itu di laksanakan di akhir bulan Agustus 2026 dengan mengundang seluruh saudagar dan tokoh agama, tokoh adat, maupun tokoh masyarakat Bugis yang ada di Provinsi Bangka Belitung. Termasuk Badan Pengurus Wilayah (BPW) dan Badan Pengurus Pusat ((BPP) KKSS, Sabtu (27/6/2026) Malam.
Sekadar diketahui Mappendretasi Sedekah Pantai, maknanya adalah
merupakan malam puncak/malam kebersamaan bagi masyarakat yang menjadi bagian dari rangkaian pesta pantai.
Acara ini menghadirkan pertunjukan seni, musik, tari, dan budaya sebagai sarana mempererat tali silaturahmi, melestarikan warisan budaya Bugis, menghidupkan semangat persatuan dan gotong royong di tengah-tengah masyarakat pesisir.
Nilai-nilai yang diusung:
Ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT. Mempererat persaudaraan dan kebersamaan masyarakat, maupun mendukung promosi wisata serta melestarikan seni dan budaya Bugis.
Informasi tersebut disampaikan oleh ketua BPD KKSS, Kabupaten Bangka, Ratno Daeng Mappiwali, disela-sela rapat bersama perwakilan dari KNPI, FKNN, HNSI, serta tokoh masyarakat dan tokoh pemuda, maupun badan otonom (Banom) dari KKSS, seperti IWSS dan IKAMI Sul-Sel Kabupaten Bangka.
Ratno menyampaikan, kegiatan ini rencananya akan dilaksanakan pada akhir bulan Agustus 2026. Adapun untuk puncak acaranya dilaksanakan di Jelitik, Sungailiat, untuk larungan lautnya.
“Sedangkan untuk acara pertemuan saudagar Bugis, Toraja, dan Mandar, se-Bangka Belitung, serta pengurus BPW dan BPP KKSS kita jadwalkan nanti tempatnya, di hotel atau juga gedung pertemuan mana nantinya,” jelas Ratno.
Dikatakan Ratno, acara ini pertama kalinya dilaksanakan untuk tingkat Provinsi Bangka Belitung oleh BPD KKSS Kabupaten Bangka. Dan tidak menutup kemungkinan, saudagar dari luar pulau Bangka dan Belitung juga akan hadir dalam kegiatan ini.
“Yang jelas acara ini akan di kemas semeriah mungkin, yang melibatkan banyak pihak, termasuk stakeholder dari Kabupaten Bangka dan Provinsi Bangka Belitung,” ungkap Ratno, yang juga merupakan Lurah di Kelurahan Sri Menanti, Kecamatan Sungailiat.
Sementara itu, ketua penasehat BPD KKSS Bangka, Saripudin, yang juga Kaling Nelayan 2, mengungkapkan selain acara ini sebagai salah satu event promosi pariwisata, juga untuk menggiatkan kembali perekonomian masyarakat Bugis, khususnya yang berprofesi sebagai Nelayan.
“Sekaligus mempererat silaturahmi, antara Bugis Melayu yang berada di Bangka Belitung, sesuai filosofinya di mana bumi di pijak, disanalah langit kau junjung,” terang Saripudin.
“Selain itu, tujuan lain dari kegiatan ini memajukan perekonomian bagi nelayan kita dari sektor perikanan tangkap (laut-red). Kebetulan acara ini akan dihadiri oleh para saudagar (orang dengan perekonomian yang mapan) baik itu dari Bangka Belitung maupun dari luar pulau Bangka dan Belitung,” tukasnya. (AM)

















