banner 728x90

Hellyana Serahkan Bantuan Paket Sembako, Kepada Warga Terdampak di Posko Pengungsian.

banner 120x600

Babel Online II Bangka Selatan – Walau status Hellyana saat ini telah di berhentikan sementara sebagai Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, akan tetapi kepedulian dan jiwa sosial yang ditunjukkan kepada warga masyarakat yang terdampak kebakaran terjadi di Dusun Serdang Desa Jelutung II, wilayah Kecamatan Simpang Rimba, Bangka Selatan layak mendapatkan apresiasi, Selasa (13/10/2026).

Pasca tragedi kebakaran yang terjadi pada Senin (12/10/2026) malam lalu Pemkab Bangka Selatan pun telah memutuskan bahwasanya SD Negeri 07 Simpang Rimba menjadi posko pengungsian bagi warga masyarakat korban terdampak kebakaran.

Dalam kunjungannya itu Hellyana juga memberikan bantuan paket sembako buat warga masyarakat terdampak kebakaran, seperti Mie Instan, beras, air mineral, sayur kol, cabai, bawang merah dan bawang putih, telur ayam negeri, jahe, kunyit serta bihun dan sohun.
Saat memberikan penjelasannya, Hellyana mengungkapkan bahwa pada hari ini dirinya sengaja untuk melihat langsung, dampak adanya kebakaran yang terjadi di Serdang Desa Jelutung II Kabupaten Bangka Selatan.

“Awalnya saya setelah mendapatkan kabar dari Berita maupun Medsos kemarin itu, saya pun memang ingin melihat langsung, warga masyarakat terdampak kebakaran yang tinggal di Posko Pengungsian pada hari ini,” kata Hellyana.

“Makanya pada hari ini saya datang kemari di temani oleh para relawan yang terdiri dari emak-emak datang kesini. Sekaligus kita menyerahkan bantuan sembako yang berasal dari kepedulian para pedagang kita yang ada di pasar kite Sungailiat maupun kawan-kawan pasar Pangkalpinang. Adapun tadi di koordinir oleh bang Iwan bersama Lelek (Jakfar -red),” tambahnya.

Dikatakan Hellyana, berdasarkan atas pantauan langsung di lapangan, saat ini penanganan terkait warga yang terdampak kebakaran yang ada di Posko ditangani dengan baik serta semua Stakeholder maupun pihak swasta lainnya turut bahu membahu untuk memberikan bantuan maupun tenaga yang di perlukan.

“Alhamdulillah, tadi saya lihat untuk penanganan warga yang terdampak di posko penampungan terlihat baik, mulai dari fasilitas dapur umum dan cek kesehatan, maupun bantuan dari berbagai stakeholder serta swasta lainnya sudah berdatangan,” terang Hellyana.

Hellyana menambahkan, memang saat yang di perlukan terkhusus bagi para wanita yang ada di posko ialah kebutuhan pakaian dalam wanita. Termasuk susu bagi anak-anak serta kebutuhan MCK yang saat ini di rasa masih sangat di perlukan, maupun seragam sekolah.

“Jadi memang diakui, kebanyakan bantuan pakaian kayak pakai yang ada, jarang ada pakaian dalam untuk wanita, seperti BH dan celana dalam. Juga susu bagi anak-anak balita dan pakaian seragam sekolah. Dan tidak kalah penting, kebutuhan MCK saat ini masih dirasakan masih sangat di perlukan,” ungkapnya.

Semantara itu, Kadis Pendidikan Kabupaten Bangka Selatan, Anshori, menyampaikan bahwasanya setelah adanya kejadian kebakaran kemarin, Pemkab Bangka telah memutuskan bahwasanya Posko penampungan bagi warga terdampak di pusatkan du SD Negeri 07 Simpang Rimba ini.

“Memang kami akui, adanya posko penampungan ini, proses belajar mengajar untuk sekolah ini cukup mengganggu bagi anak-anak kita. Dan ini memudahkan bagi warga masyarakat untuk mencari amannya terlebih dahulu. Sembari kegiatan proses belajar mengajar pun tetap berjalan, masyarakat mendapatkan rasanya amannya,” kata Anshori.

“Berdasarkan atas data kami terima, untuk siswa-siswi kita terdampak kebakaran kemarin sebanyak 210 orang. Dengan klasifikasinya antara lain, SMA sebanyak 12 orang, SMP sebanyak 23 orang, maupun sekolah Dasar (SD) sebanyak 163 orang dan PAUD ada 12 orang,” tukasnya. (AM)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *