banner 728x250
Sosial  

Momentum HPN 2026 : Sinergi DLH Bangka Bersama SMSI, Dalam Siber Green Day Aksi Bersih Pantai

banner 120x600

​BABEL ONLINE II Bangka – Momentum Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2026 Kabupaten Bangka yang diperingati dengan aksi nyata pelestarian lingkungan. Melalui inisiasi Siber Green Day, kegiatan bersih-bersih pantai digelar di kawasan yang kini resmi dibranding sebagai Pantai SMSI Bangka (eks Pulau Tiga), Desa Deniang, Kecamatan Riau Silip, Minggu (15/2).

​Kegiatan ini melibatkan sinergi lintas sektor, mulai dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangka, pelajar, dan Pemerintah Desa Deniang, dan Pemerintah Kecamatan Riau Silip.

​Ketua Umum Siber Green Day menegaskan bahwa perubahan nama menjadi Pantai SMSI Bangka telah diikuti dengan komitmen perubahan sistem manajemen yang lebih profesional.
Sementara itu, ​Ketua SMSI Bangka, Ahmad Wahyudi, memaparkan bahwa agenda ini merupakan rangkaian besar dari HPN 2026. Selain aksi lingkungan, SMSI menyiapkan Kampung Ramadan untuk di Gedung Juang Sungailiat yang akan menyuguhkan bazar UMKM, lomba rebana, lomba mewarnai tingkat TK dan SD.

​”Kami meminta pihak Desa Deniang dan Kecamatan Riau Silip untuk bersinergi. Tujuannya satu: membangun Pantai SMSI menjadi destinasi yang lebih eksotik bagi wisatawan domestik serta mancanegara,” jelas Wahyudi.

Disisi lain, ​Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka, Ismir Rahmadinianto, menyambut positif inisiasi digagas SMSI. Ia pun menegaskan nanti akan menerjunkan “Pasukan Kuning” untuk melakukan aksi kurping (pembersihan) massal secara berkala.

​”Adapun kegiatan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo mengenai penguatan kebersihan lingkungan. Dan sebelum bulan Ramadan, kami akan memastikan area ini bersih. Hal ini adalah titik awal menjadikan Pantai SMSI sebagai destinasi wisata yang berkelanjutan,” tegas Ismir.

​Tak hanya soal estetika, Ismir menyoroti potensi ekonomi produktif di Pantai SMSI, yakni pengelolaan air nira dari pohon kelapa yang diolah menjadi gula kelapa di lokasi tersebut.

​Dukungan serupa pun datang dari DPD RI. Melalui staf ahlinya, Dinda Rembulan Ali Sandra, menyampaikan apresiasi atas integrasi wisata dan industri rumahan di Pantai SMSI. Ia telah meninjau langsung proses produksi gula nira, mulai dari tahap penyadapan pohon hingga pemasakan.

​”Ini adalah kegiatan produktif yang harus dikembangkan secara berkelanjutan. Dan sekembalinya dari ibadah umroh, Ibu Dinda Rembulan dijadwalkan nantinya akan berkunjung langsung untuk melihat progres home industry gula kelapa ini,” ungkap perwakilan staf ahli tersebut.

​Dengan kolaborasi antara pers, pemerintah, dan masyarakat, Pantai SMSI  diharapkan tidak hanya menjadi ikon wisata baru, tetapi juga motor penggerak bagi ekonomi hijau di Kabupaten Bangka. (Tim SMSI)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *