BABEL ONLINE II Bangka – Perwakilan nelayan kecewa dengan adanya solusi jangka pendek yang disampaikan langsung oleh Bupati Bangka didukung bersama oleh PPN Sungailiat, serta PT Timah Tbk. Jelas hal tersebut tidak sesuai dengan harapan dengan apa yang telah disampaikan oleh Formanpis bersama 6 Lembaga Organisasi melalui aspirasinya, Senin (12/1/2026).
Menurut perwakilan nelayan sekaligus juga pelaku perikanan, Albar, secara langsung kepada Babel Online, menjelaskan bahwa para nelayan tergabung dalam Formanpis bersama 6 Lembaga Organisasi lainnya itu adalah bahwa Audiensi dilakukan bersama Bupati Bangka dan pihak PPN Sungailiat, maupun PT Timah Tbk, untuk mencari jalan serta solusi jangka panjang terkait dengan penyelesaian masalah Alur Muara tersebut.
“Tujuan kami hari ini melakukan Audiensi bersama dengan Bupati Bangka dan para stakeholder terkait lainnya adalah mencari solusi penyelesaian jangka panjang terkait permasalahan Alur Muara Air Kantung yang selama ini menjadi permasalahan tersendiri bagi para nelayan. Apalagi saat ini adanya pendangkalan yang terus menerus terjadi di bibir Alur Muara tersebut,” jelas Albar.
Dikatakannya, kalau hanya penyelesaian jangka pendek, nantinya akan sama dengan yang sudah-sudah. Dikeruk sebentar saja, lalu kemudian dibiarkan lagi. Apalagi lokasi di depan bibir Alur Muara Air Kantung saat ini, masih banyaknya aktivitas ponton PIP yang bekerja di IUP PT Timah Tbk. Jelas ini kalau air pasang laut datangnya dari tengah akan membawa pasir dari aktivitas PIP itu.
“Sangat jelas dengan masih terus adanya aktivitas penambangan di IUP PT Timah Tbk, yang dilakukan oleh ponton PIP akan terus terjadi pendangkalan, apabila hanya dilakukan jangka pendek pengerukkannya,” ungkapnya.
Menurut Albar, sebagai warga masyarakat Nelayan yang berada di Kabupaten Bangka, dengan siapa lagi para nelayan ini untuk mengadu, kalau bukan kepada pimpinan tertinggi di Kabupaten Bangka. Dalam hal ini Bupati Bangka. Apakah para nelayan ini harus mengadu ke Gubernur juga, ataupun harus ke Pemerintah pusat biar ada solusi jangka panjang yang diharapkan….?.
“Sebenarnya tadi kami sangat berharap kepada bapak Bupati Bangka memberikan solusi jangka panjang dalam penyelesaian masalah Alur Muara ini. Akan tetapi solusi yang diberikan, sama saja seperti dulu lagi. Hasilnya juga pasti tidak sesuai harapan yang diharapkan para nelayan kita,” ujarnya.
Ditambahkan Albar, dari apa tadi yang telah disampaikan langsung oleh Bupati Bangka, terkait permasalahan penyelesaian jangka panjang Alur Muara Air Kantung ini dengan mengusulkannya sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) melalui Pemerintah pusat atau Kementerian terkait, pertanyaannya adalah kapan usulan tersebut segera dapat terealisasikan….? Apakah nelayan di suruh nunggu dengan tanpa adanya kepastian…? (AM)

















