banner 728x250

Masa Jabatan Kaling Sri Pemandang Habis, Warga Berharap Kepala Lingkungan di Pilih Langsung

banner 120x600

BABEL Online II Kabupaten Bangka – Warga masyarakat lingkungan Sri Pemandang, Kelurahan Sri Menanti berharap nantinya agar Kepala Lingkungan (Kaling) yang baru dapat di pilih langsung oleh warga. Adapun jabatan Kaling sebelumnya telah berakhir, kini jabatan tersebut diisi pelaksana tugas (Plt) dari pegawai Kelurahan Sri Menanti, Jum’at (17/4/2026).

Sekadar di ketahui, Kelurahan Sungailiat, belum lama ini melaksanakan Pemilihan Kepala Lingkungan (Kaling) Pada Januari 2026, antara lain, Lingkungan Air Kantung, Yos Sudarso, Senang Hati, dan Parit Pekir, Nelayan I dan Nelayan 2.

Salah satu pertimbangan dari warga adalah lingkungan lainnya, sudah melaksanakan pemilihan Kaling secara langsung dengan di pilih langsung berdasarkan hasil suara terbanyak dalam proses pemilihan.

Berikut pernyataan warga yang di rangkum Babel Online, saat di lapangan :

Andre (31) warga RT 3 menyebutkan bahwa dirinya setuju kalau memang ada wacana Kaling akan di pilih langsung oleh warga.

“Kalau ku lebih setuju pak, kalau memang nanti ada rencana pemilihan kaling baru akan dipilih langsung warga masyarakat Sri Pemandang. Biar kita tau, siapa saja calon kaling yang akan mendaftarkan diri, maju sebagai calon kaling,” ucap Andre.

Lalu, Juna (36) ibu rumah tangga tinggal di RT 05, menyampaikan kalau dirinya tidak mempermasalahkan, Kaling dipilih warga atau di tunjuk langsung. Yang jelas Kaling harus dapat memberikan pelayanan terbaik buat warga masyarakat. Jangan kalau nanti sudah terpilih, keluarga saja yang di urus.

“Tapi alangkah lebih baik, kalau kaling itu di lakukan lewat pemilihan langsung. Biar adil dan bijaksana, siapa tau ada calon kaling ada orang yang lebih baik lagi, maju untuk menjadi kaling,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Iwan (41) yang tinggal di RT O7 mengatakan dirinya lebih setuju kalau untuk Kaling di lakukan secara langsung, karena hal itupun memberikan kesempatan kepada warga Sri Pemandang untuk mencalonkan diri sebagai calon Kaling.

“Mungkin selama ini, kaling itu hanya main tunjuk saja dari pihak Kelurahan. Dengan adanya pemilihan kaling secara langsung, dapat memberikan kesempatan bagi warga masyarakat yang ingin mencalonkan diri, sebagai kaling. Kita juga bisa melihat dan mengetahui siapa saja calon-calon kaling yang nanti dapat kita pilih, serta kita dapat mengetahui take record (latar belakangnya) seperti apa,” jelas Iwan.

Sementara itu, Zurai (52) ibu rumah tangga paruh baya ini, tinggal di RT 01 menjelaskan bahwa sudah tidak zamannya lagi Kepala Lingkungan main tunjuk saja. Lebih bagus, kalau ada pemilihan Kaling secara langsung yang dilaksanakan secara terbuka. Dipilih langsung oleh warga masyarakat.

“Kalau kita tengok, beberapa waktu lalu, lingkungan tetangga kita seperti wilayah Senang hati, mereke sudah melaksanakan pemilihan kaling langsung. Juga di Cokro, mereka juga melakukan pilkaling, masa kita tidak mau mencontoh mereka. Kalau buat saya, kita sebagai warga biar tau siapa saja calon kaling nanti, berasal dari mana, serta latar belakang dia seperti apa. Kalau kita sampai saat ini main tunjuk saja, yaa kita tidak akan ada perubahan sama sekali. Dan sama saja seperti dulu-dulu lagi,” tukasnya. (AM)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *