BABEL Online II Kabupaten Bangka – Bagaimana bisa Murid yang nilainya di bawah standar terendah dapat di terima di SMK Negeri 1 Sungailiat. Ada 3 calon Murid baru hasil Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) pada tahun 2026 ini menggunakan jalur Reguler/Mutasi dapat di terima dengan nilai sangat jauh dari nilai rata-rata Murid yang terendah yakni 63 (enam puluh tiga), Rabu (1/7/2026).
Terpantau langsung dalam papan pengumuman sekolah, terdapat 3 orang Murid dengan nilai bervariasi mulai dari 56,87, lalu 58,06, maupun 57,86. Jelas dengan adanya hal itu, sangat menciderai perasaan orang tua/wali murid yang berharap agar anaknya dapat di terima di sekolah tersebut.
Yang jadi pertanyaan besar bagi para orang tua dari murid yang anaknya sudah tidak di terima di SMK Negeri 1 Sungailiat, menyampaikan kok bisa ada murid, dengan nilai jauh sekali dengan anaknya, di terima di sekolah tersebut..?!.
Tolong kepada pemangku jabatan, dan kepentingan di tinjau ulang lagi, Sistem Penerimaan Murid Baru atau SPMB di sekolah tersebut, apa ada permainan yang tidak transparan di sekolah tersebut..?!.
Berdasarkan informasi di lapangan, salah satu orang tua murid sempat berbicara dengan Berita Indonesia News, Yul (49) bahwa anaknya tidak di terima di sekolah itu, padahal nilai anaknya lumayan besar 62,37. Jelas ini jauh dari nilai dari ke-tiga murid yang di sebutkan sebelumnya.
“Ku juga sempat nengok di papan pengumuman sekolah, nama anak saya tidak ada dalam pengumuman tersebut. Tapi ku heran, saat nengok di bagian bawah sekali, ada 3 murid yang nilainya di bawah anak saya, tapi kok bisa di terima,” jelas Yul.
Sementara itu, Susi (48) di jumpai saat mendaftarkan anaknya di salah satu sekolah swasta di Sungailiat, menjelaskan dirinya terpaksa harus mendaftarkan anaknya di karenakan tidak di terima di SMK Negeri 1 pada saat pengumuman nama anaknya, tidak terdapat dalam pengumuman.
“Sebenarnya saya sangat berharap, anak saya dapat di terima di sana (SMK Negeri 1 Sungailiat-red). Tapi apalah daya, dari pada tidak sekolah, terpaksa saya daftarkan ke sekolah swasta,” ungkapnya.
“Padahal nilai anakku kemarin, saat verifikasi berkas lumayan, juga saat nengok di akun punya anakku kalau tidak salah 60,79,” tambahnya.
Saat Media ini mencoba melakukan konfirmasi langsung melalui Cabang Dinas (Cabdin) Pendidikan wilayah II Bangka, langsung kepada Plt Kepala Cabang Dinasnya (Kacabdin) Arif Mulyadi, tidak di jumpai di kantornya.
Menurut, salah satu stafnya beliau (Arif Mulyadi) memang sedang tidak di tempat (kantor-red) menghadiri acara di Pangkalpinang.
“Pak Arif tidak ada pak, beliau saat ini sedang menghadiri acara atau kegiatan di Pangkalpinang,” ucap salah satu staf wanita di cabdin wilayah II Sungailiat. (AM)

















